Pada dua bulan yang lalu pada saat membenahi rem depan BSA wings yang kurang maksimal, dia menawarkan untuk mengambil satu sepeda BSA untuk diambil rem nya saja.. Teman saya yang biasa disapa Iwan Chaweng,  yang saya percaya membantu saya dalam merakit atau merestorasi sepeda saya. Lalu saya bertanya, seperti apa sepedanya? Tingginya berapa dan seperti apa kondisinya. Dia menjelaskan  bahwa semua kondisi utuh, logo masih transfer merk dan kekurangan hanya pada sadel. Tapi sepeda ada di Sukabumi, yang punya anak kecil, kemarin dia nawarin sepedanya dan sepeda tersebut pemberian dari ayahnya.

Tanpa berlama-lama, saya minta tolong agar sepeda diambil. Setelah sepeda sampai, sepeda tersebut sesuai perkataannya. Saya malah tidak rela bila sepeda tersebut hanya diambil rem nya saja, saya pun tidak jadi, rem BSA wings akhirnya beres, tanpa mengorbankan sepeda tersebut. Sepeda ini memang tidak berkelas dan tidak anggun layaknya sebuah sepeda favorit di Indonesia, tapi kondisi yang utuh tentu sebuah karunia tersendiri. Bagi saya, buat apa punya merk terkenal dan mahal, tapi kondisi tidak utuh dan banyak repro. Lebih baik tidak favorit, tapi kondisinya baik.

Malahan sepeda itu saya ganti ban dan kebetulan teman dari cengkareng, punya sadel merk dunlop, tentu merk tersebut pas sekali dengan BSA. Karena merk dunlop menjadi opsi sadel untuk  sepeda BSA di Indonesia produksi tahun 1940-1950an.

Bagian-bagian sepedanya saya post dibawah ini sebagai referensi dan berbagi:

1. Setang BSA

2. Rem depan-belakang BSA

3. Logo holder lampu + spakbor kotak

4. Fork depan-belakang + velg dunlop

5. Gir BSA

6. Sadel dunlop

Setelah semua bagian nya, dibawah ini tampak utuh sepeda nya. Disini saya memposisikan setang serendah mungkin agar tampilan mencirikan sepeda Inggris, yang mana posisi setang dipasang rendah dan hampir sejajar dengan sadel. Tentu bila penggemar sepeda Belanda akan bertanya, apa enak posisi seperti itu? Tentu ini masalah selera dan kebutuhan, saya pribadi merasa tidak perlu bersepeda dengan nyaman dan santai, cenderung masih senang yang handlingnya lincah. =-)