Kok BSA sih?

Saya ini orang yang membaca, berusaha memahami, mencari tahu dan baru menentukan suatu merk. Begitupun pada sepeda tua, karena pada awalnya saya memiliki sepeda motor BSA yang menurut saya sangat pantas untuk dimiliki. Yakni motor BSA WD M-21 yang diproduksi sekitar tahun 1941, BSA memproduksi motor tersebut untuk keperluan militer Inggris dan tentara sekutu pada masa WW II dalam agresi militer melawan Jerman.

Setelah motor tersebut selesai di restorasi total, saya kemudian mencoba mencari produk BSA lainnya. Karena dari sejarahnya saya tahu bahwa BSA juga memproduksi sepeda dan senapan. Setelah mencari dan bertanya ke teman-teman, ternyata saya menemukan sepeda BSA Sersan Mayor produksi tahun 1950an, yang ulasan nya terdapat pada website ini. Baru setelah itu saya terus mencari satu persatu sepeda BSA.

Saya menentukan untuk tetap konsisten pada merk BSA, karena menurut sejarah BSA lah satu-satu nya pabrikan yang banyak memproduksi kebutuhan militer maupun sipil dengan kualitas sangat baik, sehingga saya mengambil kesimpulan, bahwa BSA merupakan salah satu merk terbesar kebanggan Inggris.

Maka tidak heran bila  BSA motorcycle.Co.LTD memiliki slogan yang dikenal sebagai ” The Most Popular Cycle in The World ” dan BSA cycle memiliki slogan ” BSA Perfect in Every Part “.

Hal tersebut dibuktikan BSA dengan berhasil memproduksi hampir semua komponen dalam sebuah sepeda BSA. Bukti tersebut dapat kita lihat pada sepeda-sepeda BSA pada masa produksi 1903-1940. Dimulai dari frame, setang, Ball Head/Balhof, gir depan-belakang, hub, pedal, sadel, bahkan rem tromol dan yang paling sulit ialah persneleng dengan 2 dan 3 speed. Yang kita tahu tidak ada satupun merk yang memproduksi persneleng sendiri kecuali BSA, Sunbeam dan Hercules.BSA melakukan semua pembuatan nya di pabrik mereka di Birmingham, Inggris.

Lantas mengapa merk BSA baru belakangan ini mulai dilirik kita penggemar sepeda tua, mungkin karena merk BSA terdengar asing dan kebanyakan sepeda BSA di Indonesia ini hanya berkisar pada keluaran era 1940an saja. Bila kita mau adil dalam membandingkan merk BSA dengan merk lainnya, merk tersebut tidak kalah baik dalam kualitas dengan produk Inggris lainnya bahkan dengan produk Belanda sekalipun. Dengan kenyataan yang saya lihat, sejak 2 tahun lalu saya mulai mencintai dan mencari sepeda BSA, saya pikir tidak masalah menyukai merk yang dipandang sebelah mata dan kalah pamor dengan merk lain nya. Pada saat itu saya yakin bahwa merk yang saya yakini tersebut suatu saat akan bisa dihargai teman-teman sepeda tua. Seperti mereka yang menyukai motor tua, BSA merupakan salah satu merk terpandang.

Saya mencoba memahami dan meneliti kecil-kecilan mengenai perbedaan sepeda BSA, khususnya merk Inggris dengan merk Belanda atau Jerman. Menurut saya, mengapa sepeda BSA dan khususnya sepeda Inggris tidak banyak disukai disini. Karena ternyata lebih pada faktor kebutuhan saja, bukan karena faktor kualitas.Bila sepeda merk terkenal Belanda seperi  Gazelle, Simplex dan Fongers yang mengedepankan unsur kenyamanan pada setiap sepeda-sepedanya, itu karena kebutuhan sepeda tersebut diperuntukkan untuk berjalan santai dan jalan yang mulus. Sebaliknya, sepeda BSA khususnya lebih diperuntukkan untuk medan berat seperti bebatuan dan jalan yang kurang baik, maka itu posisi derajat pada konstir nya cenderung lebih tegak dibanding merk sepeda Belanda. Yang mana posisi tersebut memberikan efek berbeda pada keduanya.

Posisi mengendarai yang tegak pada BSA memberikan efek waspada pada si pengendaranya, karena peruntukkan nya untuk medan berat dan kecepatan maka posisi ini sangat baik bila terjadi sesuatu pada sepeda maupun pengendara, sehingga bisa dengan refleks menghindar dsb nya. Tentu berbeda dengan produksi ketiga merk Belanda tersebut, merk-merk tersebut dibuat untuk memanjakan pengendaranya, bukan untuk kecepatan apalagi medan berat. Oleh karena itu karena peruntukannya yang seperti itu, merk BSA dan merk Inggris lainnya memiliki ketangguhan dan kekuatan bila dibanding ketiga merk tersebut.

Hal ini bukan untuk menjatuhkan merk lainnya, tetapi saya mencoba memberi pandangan kepada saya dan teman-teman sepeda khususnya agar mengetahui dan memahami perbedaan itu dengan bijak. Agar tidak ada jarak diantara fanatik sebuah merk dengan merk lainnya. Sayapun tidak fanatik hanya pada sebatas merk BSA, saya juga mengagumi merk Inggris lainnya.

Kalau sedemikian baik merk BSA ini pada kualitas produknya, kenapa BSA bisa mengalami kebangkrutan? Pada BSA motorcycle company, di akhir tahun 1960an BSA kalah dalam persaingan melawan sepeda motor asal jepang, Honda. Pada saat itu Honda memperkenalkan motor dengan cc besar dengan segala kelebihan nya namun dengan harga jauh dibawah BSA dan merk Inggris lainnya. Tentu harga berbanding lurus dengan kualitas, kualitas motor tersebut tentu tidak sebaik BSA, bahan nya pun memilki kualitas jauh dibawah BSA. NAamun konsumen pada saat itu lebih memilih yang ekonomis, sehingga banyak konsumen BSA pindah ke merk Honda.Tidak lama kemudian BSA mengalami pailit bersamaan dengan merk lain. Kecuali merk Triumph yang masih ada sampai saat ini.

Lalu, kenapa BSA yang memiliki nama besar tersebut tidak mampu bertahan? Itu karena BSA dan merk lainnya tidak ingin mengurangi harga jual dengan mengurangi kualitas produk nya agar menyaingi harga jual motor jepang. Menurut saya ini jauh lebih terhormat bila BSA memilih pailit dengan kondisi terhormat, dari pada berusaha menyaingi lawannya dengan mengurangi kualitas produk.

Begitu juga dengan BSA cycle, bangkrut karena pabrik BSA pembuat sepeda bergabung dengan BSA motorcycle, maka secara otomatis pabrik produksi sepeda pun ikut pailit. Sebenarnya ini juga baik, dimana pada tahun 1950an sepeda produksi BSA mulai menurun dari segi bentuk dan bahan nya, entah apa pemicu nya saya belum tahu pasti, maka sangat baik berhenti dari pada terus melakukan produksi dengan kualitas yang mengikuti tuntutan zaman.

Maka bila suatu produk tetap bertahan lama dengan bisa mengikuti pasar, ada baiknya kita lihat dan pahami dulu dengan kualitas mereka di masa lalu, setelah kita bandingkan baru kita klaim merk/produk tersebut memiliki kualitas yang sama baiknya. Coba kita jujur pada apa yang kita lihat, bukan menuruti kata orang dan mengikuti selera pasar yang berkembang, sehingga kita yakin dengan apa yang kita miliki.

Semoga dari penjelasan yang sedikit ini dapat memberi dan membuka sedikit pandangan agar kita tidak salah paham dalam menilai atau bahkan merendahkan merk lain, karena setiap sepeda tua memiliki keunikan masing-masing. Hanya seberapa banyak keunikan, nilai dan sejarah yang ada pada suatu sepeda yang kita miliki, itu saja.

Salam sepeda tua..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s